Benfica Kejutkan Real Madrid 4-2, Trubin Jadi Pahlawan di Estadio da Luz

Lisbon, KalibrasiNews.com – Dalam laga penentuan fase grup UEFA Champions League musim 2025/2026, Benfica berhasil mengejutkan dunia sepak bola setelah menumbangkan Real Madrid dengan skor 4‑2 pada Rabu (28 Januari 2026) dini hari WIB di Estadio da Luz, Lisbon.

Kemenangan dramatis tersebut membuat Benfica lolos ke babak play‑off dan mengubur sementara mimpi Real Madrid untuk lolos langsung ke 16 besar.

(Foto: IG @realmadrid)
Kylian Mbappe selebrasi dan membuka keunggulan Real Madrid.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan yang berlangsung ketat dari awal sampai akhir itu langsung memanas sejak kick‑off. Real Madrid sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat bintang mereka Kylian Mbappé pada menit ke‑30 babak pertama, memanfaatkan umpan silang dari Raúl Asencio yang sukses mengalahkan kiper Benfica. Gol ini membuat Madrid memimpin 1‑0 dan seolah membuka peluang mereka ke 16 besar.

Namun kebangkitan tuan rumah tak terbendung. Pemain sayap Benfica, Andreas Schjelderup, berhasil menyamakan kedudukan menit ke‑36 setelah menerima operan matang dari Vangelis Pavlidis. Sundulan Schjelderup menjebol gawang Thibaut Courtois dan membuat skor menjadi 1‑1.

Tak lama berselang, Benfica malah berbalik unggul pada menit tambahan babak pertama (45’+5). Wasit menunjuk titik putih setelah Nicolás Otamendi dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain Real Madrid. Vangelis Pavlidis yang dipercaya mengeksekusi penalti dengan tenang mampu membawa Benfica unggul 2‑1 saat turun minum.

(Foto: IG @slbenfica)
Andreas Schjelderup selebrasi setelah berhasil membawa Benfica unggul lebih jauh menjadi 3-1.

Dominasi Benfica di Babak Kedua

Momentum Benfica terus berlanjut di babak kedua. Pada menit ke‑54, Schjelderup kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini dia memanfaatkan assist dari Pavlidis untuk mencetak gol, memperlebar keunggulan menjadi 3‑1. Gol tersebut menunjukkan dominasi tuan rumah di lini serang.

Real Madrid kemudian mencoba bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3‑2 pada menit ke‑58. Sekali lagi Mbappé menjadi penentu untuk Los Blancos, kali ini dengan memanfaatkan umpan dari Arda Güler. Sundulan dan penyelesaian akhir Mbappé memperkecil skor dan memberi harapan bagi tim tamu.

(Foto: IG @slbenfica)
Drama gol terakhir sekaligus mengunci kemenangan Benfica atas Real Madrid dengan skor 4-2.

Drama Penutup: Kiper Trubin Jadi Pahlawan

Saat skor 3‑2 tampak akan bertahan, Benfica kembali mencetak gol penentu di masa tambahan waktu melalui gol luar biasa yang jarang terjadi dalam sepak bola: gol dari kiper sendiri. Pada menit ke‑98, kiper Benfica Anatoliy Trubin maju dalam situasi bola mati di kotak penalti Madrid dan menyundul bola dari tendangan bebas, menaklukkan Courtois untuk gol ke‑4 timnya. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan 4‑2 bagi Benfica dan menimbulkan euforia luar biasa di stadion.

(Foto: IG @realmadrid)
Para pemain Real Madrid berfoto sebelum dimulainya pertandingan.

Dampak Kekalahan bagi Real Madrid

Kekalahan ini berdampak besar bagi Real Madrid. Dengan hasil tersebut, Los Blancos harus puas finis di posisi kesembilan klasemen grup, sehingga tidak lolos langsung ke babak 16 besar dan harus melalui jalur play‑off untuk mempertahankan peluang mereka di kompetisi.

Hal ini menjadi pukulan tersendiri mengingat Madrid adalah klub dengan sejarah panjang di Liga Champions.

Selain itu, Real Madrid bermain dengan hanya sembilan pemain di akhir pertandingan setelah dua kartu merah yang diterima oleh Raúl Asencio dan Rodrygo, mempersulit usaha mereka memburu gol penyama di masa injury time dan menunjukkan dominasi emosional Benfica dalam laga tersebut.

(Foto: IG @realmadrid)
Alvaro Arbeloa, Pelatih Real Madrid tampak murung dan kesal dengan hasil pertandingan ini.

Reaksi dan Analisis

Para analis menyebut kemenangan Benfica sebagai salah satu hasil paling dramatis di fase grup musim ini, terutama karena gol penentu dicetak oleh kiper sendiri.

Sementara itu, kekalahan Madrid disoroti sebagai bentuk kegagalan tim untuk memaksimalkan peluang dan kontrol pertandingan, terutama setelah unggul lebih dulu di babak pertama.

Para suporter dan pengamat sepak bola juga menyoroti performa Mbappé yang tetap produktif dengan dua gol, meski itu tidak cukup untuk membawa Madrid meraih hasil positif di Estadio da Luz.

Benfica menutup babak grup Champions League 2025/2026 dengan catatan kemenangan besar 4‑2 atas Real Madrid dalam sebuah pertandingan penuh drama dan kejutan.

Gol spektakuler dari kiper Anatoliy Trubin pada menit terakhir memastikan kemenangan tuan rumah dan menempatkan mereka di babak play‑off.

Sementara itu, Real Madrid harus mengevaluasi performa mereka di kompetisi dan mempersiapkan diri untuk laga play‑off demi memperpanjang kampanye mereka di Eropa musim ini. (/net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini