PADANG, Kalibrasinews.com – Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dispora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan kunjungan tiru (benchmarking) ke KONI Sumatera Barat atau Sumbar pada Jumat (12/6/2026).
Kabid Humas KONI Sumbar, Hendri Parjiga menyebutkan kunjungan daerah pemekaran termuda di Provinsi Sumatera Selatan atau Sumsel kali ini bertujuan mempelajari tata kelola olahraga prestasi dan sistem pembinaan atlet.
Mengingat mereka menilai daerah yang dikunjungi berhasil mengantarkan Sumbar melahirkan para-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Selain mempelajari pola pembinaan atlet, rombongan juga ingin mengetahui strategi yang diterapkan KONI Sumbar dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga dari tingkat daerah hingga nasional.
Hal tersebut dinilai penting karena pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada bakat atlet, tetapi juga dukungan sistem yang terstruktur.
Pengalaman Sumbar menjadi salah satu contoh yang ingin diadaptasi sesuai kebutuhan daerah mereka.
Rombongan yang dipimpin Kepala Dispora Musi Rawas Utara, Amirul, didampingi Ketua Umum KONI Musi Rawas Utara Maskur Nardef beserta sejumlah pengurus dan unsur pendidikan olahraga, disambut Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar Dr. Septri, Sekretaris Porprov Sumbar David Melko, Kabid Humas KONI Sumbar Hendri Parjiga, Ridho Syarlinto, serta Kepala Sekretariat KONI Sumbar Zulfadhli M.
Ketua Umum KONI Musi Rawas Utara, Maskur Nardef, mengakui Sumatera Barat memiliki sistem pembinaan olahraga prestasi yang lebih maju dibanding daerahnya.
“Kami harus akui, Sumbar jauh lebih maju dibanding kami dalam pengelolaan olahraga prestasi. Sumbar memiliki sejumlah atlet hebat yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Karena itu kami ingin belajar banyak dari pengalaman dan sistem yang telah dibangun di Sumbar,” ujar Maskur.
Menurutnya, keberhasilan Sumbar dalam membangun pembinaan atlet sejak usia dini hingga jenjang prestasi menjadi referensi penting bagi Musi Rawas Utara dalam mengembangkan olahraga daerah.
Sementara itu, Kepala Dispora Musi Rawas Utara, Amirul, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola olahraga prestasi sekaligus persiapan pembentukan kelas khusus olahraga di tingkat SMA di daerahnya.
“Kami melihat Sumbar memiliki ekosistem pembinaan yang lengkap, mulai dari Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO), PPLP, PPLD hingga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Ini menjadi referensi yang sangat berharga bagi kami yang sedang mempersiapkan kelas khusus olahraga di SMA. Untuk tahap awal kami merencanakan satu kelas terlebih dahulu,” katanya.
Program kelas khusus olahraga tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi pelajar yang memiliki potensi di bidang olahraga untuk berkembang secara optimal.
Selain mendapatkan pendidikan formal, para siswa nantinya juga memperoleh pembinaan olahraga yang lebih terarah.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam mencetak atlet daerah yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Amirul berharap para insan olahraga dan tenaga keolahragaan di Sumbar dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan guna mendukung kemajuan olahraga di Musi Rawas Utara.
Ia mengemukakan bahwa sebelum berkunjung ke KONI Sumbar, rombongan terlebih dahulu meninjau sejumlah lembaga pembinaan olahraga di Sumbar, di antaranya SKO, PPLP/PPLD serta Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Dr. Septri, dalam kesempatan itu memaparkan berbagai program pembinaan olahraga prestasi yang tengah dijalankan KONI Sumbar.
Septri menjelaskan perkembangan persiapan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 yang kembali digelar setelah sempat vakum selama delapan tahun, serta program pemusatan latihan provinsi (Pelatprov) menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“KONI Sumbar terus berupaya membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan, mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi berjenjang hingga pemusatan latihan atlet. Pelaksanaan Porprov 2026 menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menjaring atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi PON 2028,” ujar Dr. Septri.
Kunjungan tersebut juga menjadi ajang bertukar pengalaman antara kedua daerah dalam upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi yang berkelanjutan dan berbasis pendidikan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama dan komunikasi yang lebih erat antara KONI Sumbar dengan KONI Musi Rawas Utara di masa mendatang.
Hubungan tersebut dapat menjadi sarana berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengembangan olahraga prestasi.
Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas pembinaan atlet di berbagai daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
(/Kalibrasinews.com)



