Mahasiswa Indonesia di India Titip Harapan ke Prabowo

PADANG, Kalibrasinews.com – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke India hingga Minggu (13/9/2026) menjadi perhatian mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di negara tersebut.

Mereka menyambut kehadiran kepala negara sekaligus berharap hubungan Indonesia dan India semakin berkembang melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) yang diterima redaksi disebutkan bahwa salah satu mahasiswa Indonesia, Jeremiah Himawan, tengah menempuh studi Ilmu Politik di Delhi University.

Ia mengaku bahagia dapat menyambut langsung kedatangan Prabowo di India.

(Foto: Bakom RI)
Jeremiah Himawan, tengah menempuh studi Ilmu Politik di Delhi University.

Menurut Jeremiah, kunjungan tersebut menunjukkan bahwa India memiliki posisi penting sebagai mitra Indonesia.

Ia melihat hubungan kedua negara telah berjalan baik dan berharap momentum kunjungan Presiden dapat semakin memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin.

“Saya merasa sangat terhormat dan juga sangat bahagia atas kedatangan Bapak Prabowo. Kedatangan beliau menunjukkan bahwa India dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat baik,” ujar Jeremiah ketika ditemui, Sabtu (12/9/2026).

Ia berharap kerja sama kedua negara tidak berhenti pada hubungan antarpemerintah.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan India juga perlu diperluas melalui interaksi masyarakat, terutama generasi muda yang sedang menempuh pendidikan maupun membangun jejaring di kedua negara.

“Karena hubungan bilateral Indonesia dengan India sekarang sangat baik, saya memohon kepada Bapak Prabowo untuk terus mempererat hubungan tersebut,” katanya.

Jeremiah juga berharap berbagai kerja sama strategis yang dibangun pemerintah dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai hubungan bilateral yang kuat akan semakin berarti apabila memberikan peluang bagi generasi muda dan membuka ruang kerja sama yang lebih luas.

Harapan tersebut juga berkaitan dengan posisi mahasiswa Indonesia yang sedang berada di India.

Menurut Jeremiah, hubungan antarmasyarakat dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan kedua negara, tidak hanya melalui agenda resmi pemerintah.

“Semangat untuk Bapak Prabowo, semangat untuk Indonesia. Saya percaya bahwa masa depan kita akan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Kunjungan Prabowo ke India berkaitan dengan kehadirannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 yang berlangsung pada 12–13 September 2026.

Baca Juga  Jusuf Hamka Nilai Prabowo Ahli Strategi Perdamaian di Board of Peace

Bertemu Prabowo, Mahasiswi Indonesia Simpan Harapan

(Foto: Bakom RI)
Indah Permata Sari, mahasiswi University of Delhi.

Indah Permata Sari, mahasiswi University of Delhi, juga merasakan kebahagiaan setelah dapat bertemu langsung dengan Prabowo.

Pertemuan tersebut menurutnya menjadi pengalaman berkesan karena selama ini ia lebih sering melihat Presiden melalui layar.

“Sebetulnya sampai sekarang saya masih gugup. Apalagi tadi ada sesi paling lama ditanya-tanya. Tapi secara keseluruhan saya senang sekali bisa bertemu Pak Presiden secara langsung. Biasanya saya hanya melihat beliau di depan layar,” ujar Indah usai prosesi penyambutan Prabowo di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).

Salah satu momen yang paling diingat Indah adalah ketika dapat berjabat tangan langsung dengan Presiden.

Ia dan rombongan dari Kedutaan Besar Indonesia telah menunggu sejak pagi untuk mengikuti penyambutan tersebut.

“Semoga Bapak Presiden sehat-sehat selalu dan dijauhkan dari hal-hal buruk. Harapannya, semoga Bapak Presiden bisa membawa Indonesia menjadi Indonesia Emas seperti yang dikatakan,” ucapnya.

Sebagai mahasiswa yang belajar di luar negeri, Indah menilai pendidikan mempunyai peran penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Ia mengapresiasi kebijakan pemerintah yang membuka akses beasiswa dan kesempatan pendidikan bagi generasi muda.

(Foto: Bakom RI)
Para mahasiswa menyambut kehadiran kepala negara sekaligus berharap hubungan Indonesia dan India semakin berkembang melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan tidak cukup hanya dengan memberikan kesempatan belajar.

Dukungan juga perlu mencakup kondisi yang menunjang tumbuh kembang generasi muda, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar selama menjalani pendidikan.

Indah kemudian menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan anak-anak sekolah.

Ia menilai pemenuhan gizi mempunyai kaitan penting dengan kesiapan anak mengikuti proses pendidikan.

“Menurut saya programnya bagus, karena tidak hanya mendukung dari luar, tetapi juga dari dalam. Maksudnya, kebutuhan gizi anak-anak sekolah juga diperhatikan,” tuturnya.

Ia berharap berbagai kebijakan tersebut terus diperkuat sehingga semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar dan berkembang dengan baik.

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan juga penting agar generasi muda memiliki bekal untuk berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

“Menurut saya, Bapak Presiden sangat membantu dan mendukung para pendidik serta mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan yang lebih bagus,” tutupnya.

(rel/KalibrasiNews)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini