Tekanan Mental Bisa Berujung Fatal, MIJ Dante Gelar Diskusi

PADANG, KalibrasiNews.com – Tekanan kehidupan yang terus menumpuk dapat memicu stres hingga berdampak pada kondisi mental seseorang.

Jika tidak mendapat perhatian dan penanganan yang tepat, tekanan tersebut berpotensi berkembang menjadi gangguan kejiwaan yang lebih serius, bahkan dalam kondisi tertentu dapat memunculkan keinginan untuk mengakhiri hidup.

Hal tersebut disampaikan Psikolog Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang, Kuswardhani Susari Putri, dalam Diskusi Kesehatan Mental bertema Management Stress – Kasus-Kasus Keinginan Bunuh Diri yang digelar Majelis Ilmu Jamilah Dangau Teduh (MIJ Dante).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lembaga Psikologi Progressive Reflection (LP2R) Indonesia, Jalan Kemuning Nomor 16, Dangau Teduh, Kamis (10/9/2026).

Diskusi diikuti sekitar 80 anggota MIJ Dante yang terlihat antusias mengikuti pembahasan mengenai pengelolaan stres dan persoalan kesehatan mental.

Menurut Kuswardhani, seseorang yang mengalami gangguan mental membutuhkan pertolongan dan pendampingan agar kondisinya tidak semakin berat.

Dukungan dari psikolog maupun keluarga dinilai memiliki peran penting dalam membantu seseorang melewati tekanan yang sedang dihadapinya.

“Seseorang yang mengalami gangguan mental, sangat membutuhkan perhatian yang penuh dari keluarga dan lingkungannya. Jangan sampai ia dikucilkan dari pergaulan, atau bahkan mengalami perundungan yang akan menyebabkan penyakitnya bertambah parah,” kata Kuswardhani di depan sekitar 80-an anggota MIJ Dante yang hadir.

Ia menekankan bahwa lingkungan terdekat perlu memberikan perhatian, bukan justru menjauhkan seseorang yang sedang mengalami masalah psikologis.

Pendampingan yang baik dapat membantu orang tersebut merasa didengar dan tidak menghadapi persoalannya seorang diri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan.

Sejumlah pertanyaan disampaikan dalam sesi diskusi, terutama mengenai persoalan psikologi dalam keluarga.

Topik tersebut menjadi salah satu pembahasan yang cukup banyak mendapat perhatian peserta karena berkaitan dengan situasi yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Kenali Reaksi Saat Mengalami Stres

Founder MIJ Dante, Hj Yuni S Johan, SPsi., Psikolog, turut menjelaskan pentingnya mengenali perubahan yang muncul pada seseorang ketika menghadapi stres atau tekanan mental.

Menurutnya, reaksi tersebut dapat terlihat dalam berbagai bentuk dan tidak selalu muncul melalui perilaku yang sama.

Beberapa tanda dapat berupa reaksi emosional seperti merasa terkejut, takut, cemas, dan berbagai perubahan perasaan lainnya.

Baca Juga  500 Sekolah Rakyat Gratis untuk Siswa Miskin hingga 2029 Tampung 500.000 Anak

Selain itu, terdapat pula reaksi kognitif ketika seseorang mengalami perubahan cara berpikir, termasuk dari kondisi rasional menjadi irasional.

Tekanan mental juga dapat memengaruhi kondisi fisik.

Keluhan seperti sakit kepala dan gangguan pada jantung menjadi beberapa contoh reaksi yang dapat muncul.

Perubahan perilaku juga perlu diperhatikan, misalnya seseorang menjadi lebih suka menyendiri atau menunjukkan tindakan yang berlebihan dibandingkan kebiasaannya.

Yuni menambahkan, perubahan juga dapat terlihat dalam hubungan interpersonal maupun sisi spiritual seseorang.

Salah satu contohnya adalah munculnya kemarahan terhadap Tuhan ketika seseorang sedang berada dalam kondisi tekanan yang berat.

“Jika menemukan seseorang dalam kondisi yang demikian, sebaiknya dampingi dia dan dengarkan curhatannya. Bila perlu datanglah berkonsultasi dengan psikolog, agar mendapatkan terapi untuk penyembuhan yang tepat,” kata Yuni.

MIJ Dante sendiri secara rutin mengadakan kegiatan diskusi dan berbagi pengetahuan bagi para anggotanya setiap bulan.

Organisasi tersebut kini telah memasuki usia 21 tahun dan memiliki ratusan anggota aktif.

Yuni mengatakan kegiatan berbagi ilmu tersebut telah dilakukan secara konsisten selama lebih dari dua dekade.

Materi yang dibahas juga beragam, mulai dari ceramah agama hingga diskusi mengenai kesehatan dan psikologi yang disampaikan oleh orang-orang yang memiliki keahlian di bidang masing-masing.

“Setiap bulan kami selalu menggelar diskusi dan berbagi ilmu tentang berbagai hal, agar anggota bisa menambah ilmu, serta menambah wawasan anggota. Bisa berupa ceramah agama, diskusi tentang kesehatan ataupun psikologi. Semuanya akan dipandu dan diberikan oleh para ahli di bidangnya. Sehingga semua peserta yang mengikuti kegiatan ini, bisa menambah ilmu mereka di sini,” kata Yuni.

Diskusi bersama Kuswardhani kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pada Agustus lalu yang membahas psikologi keluarga.

Pembahasan mengenai kesehatan mental diharapkan dapat menambah pemahaman anggota dalam mengenali persoalan psikologis di lingkungan terdekat.

Selain menjadi ruang berbagi pengetahuan, MIJ Dante juga membuka kesempatan bagi anggota untuk memperkenalkan dan menjual produk usaha mereka.

Berbagai produk kuliner serta kerajinan ditawarkan dalam kegiatan tersebut.

“Sambil menambah ilmu, kita juga bisa promosikan produk di sini. Alhamdulillah laris manis dan habis terjual,” kata beberapa anggota MIJ Dante.

(rel/KalibrasiNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini