PADANG, Kalibrasinews.com – Lomba karya jurnalistik jenis feature yang digelar Bank Nagari bekerjasama dengan PWI Sumbar diperpanjang hingga 25 April 2026. Sebelumnya, diumumkan lomba tersebut berakhir Senin (20/4) lalu.
“Berhubung dengan banyaknya minat dan permintaan rekan-rekan jurnalis terkait lomba tersebut diundur hingga tanggal 25 April 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Bank Nagari ke-64,” kata Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari,Yosviandri, dalam siaran persnya, Selasa (21/4) lalu.
Tema yang diusung dalam lomba karya tulis jurnalistik ini “Peduli, Bertumbuh & Integritas”.Lomba karya tulis ini sebagai bentuk apresiasi kepada wartawan yang terus melaksanakan tugas menjadi mitra Bank Nagari,” katanya.
Menurutnya, lomba ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke- 64 Bank Nagari yang puncak peringatannya pada 12 Maret.
Perpanjangan masa pendaftaran juga dapat dibaca sebagai upaya memberi ruang partisipasi yang lebih luas bagi jurnalis untuk menyiapkan karya yang matang.
Dalam lomba berbasis feature, kualitas tulisan kerap sangat ditentukan oleh kedalaman sudut pandang, kekuatan narasi, dan akurasi pengolahan informasi.
Karena itu, tambahan waktu pendaftaran dinilai bukan sekadar penyesuaian teknis, tetapi juga berpotensi mendorong kualitas karya yang lebih kompetitif.
Langkah ini sekaligus memperkuat nilai lomba sebagai ruang apresiasi dan penguatan ekosistem jurnalistik yang produktif.
Dia berharap, melalui lomba karya tulis jurnalistik ini dapat memacu wartawan untuk selalu bersemangat memberikan informasi yang tepat, akurat dan aktual kepada masyarakat.
Ketua PWI Sumbar Widya Navies, menyampaikan apresiasinya kepada Bank Nagari yang telah peduli untuk memberdayakan SDM wartawan di Sumatera Barat.
Kolaborasi antara institusi keuangan dan organisasi pers dalam penyelenggaraan lomba seperti ini juga memberi dimensi lebih luas daripada sekadar kompetisi.
Selain menjadi ruang apresiasi, kegiatan semacam ini dapat mendorong budaya menulis yang lebih berkualitas, memperkuat semangat profesionalisme, serta membuka ruang bagi lahirnya karya jurnalistik yang memiliki nilai informasi dan kedalaman.
Dalam konteks itu, keberlanjutan penyelenggaraan yang sudah memasuki tahun ketujuh menjadi indikator bahwa program ini memiliki relevansi dan daya tarik yang terjaga.
Widya menyebutkan lomba karya tulis ini, untuk ketujuh kalinya diadakan. Dalam pelaksanaannya, Bank Nagari bekerja sama dengan PWI Sumbar.
Ini memperlihatkan antara Bank Nagari dengan PWI Sumbar terbangun kerja sama dan kemitraan yang baik.
“Kita dari PWI Sumbar mengajak para wartawan baik yang bernaung di bawah PWI maupun organisasi pers lainnya untuk ikut lomba karya tulis ini. Jadi, tidak terbatas kepada anggota PWI saja, tapi juga boleh dari keanggotaan kewartawanan lainnya,” jelasnya.
Syarat lainnya adalah tulisan berupa feature. Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya.
Tidak memuat unsur SARA dan merupakan karya sendiri dan sudah dipublikasikan di media masing-masing.
Karya yang dikirimkan pernah dimuat di media cetak atau online periode 30 Maret 2026 sampai 20 April 2026 dengan format Times New Roman 12 .
Naskah sudah diterima panitia paling lambat tanggal 25 April 2026 pada pukul 24.00 WIB.
Peserta juga diwajibkan mengirimkan naskah asli berupa soft copy dilengkapi dengan foto kliping pemuatan di media yang bersangkutan.
Bagi yang memuat di media online, juga menyertakan link pemuatannya ke email tersebut. Semuanya dikirimkan ke email, soesilo_ap@yahoo.com.
Dalam lomba tersebut, tersedia total sebesar Rp21 juta. Rinciannya, Juara I Rp7,5 juta, juara II Rp5 juta, juara III Rp3,5 juta dan lima orang pemenang harapan masing-masing sebesar Rp1 juta. Semua pemenang juga mendapatkan sertifikat penghargaan.
Besaran hadiah yang disediakan juga memberi dorongan tambahan bagi peserta untuk menghadirkan karya terbaik.
Namun nilai utama dari kompetisi ini dinilai tidak hanya terletak pada aspek penghargaan, melainkan pada ruang pengakuan terhadap kualitas karya jurnalistik yang lahir dari proses peliputan dan pengolahan cerita yang kuat.
Faktor ini menjadi penting karena memperkuat orientasi lomba tidak semata berbasis hadiah, tetapi juga kualitas dan kredibilitas karya.
“Khusus yang meraih juara pertama pada lomba serupa tahun-tahun sebelumnya , tidak dibolehkan ikut lomba karya tulis tahun ini. Pertimbangannya, memberi kesempatan kepada yang lain untuk meraih juara. Tapi pemenang kedua, ketiga dan seterusnya tahun lalu boleh ikut,” tambah Widya Navies.
Dengan diperpanjangnya batas pengiriman karya hingga 25 April 2026, lomba penulisan jurnalistik Bank Nagari membuka peluang lebih luas bagi partisipasi sekaligus memperkuat peluang lahirnya karya-karya feature yang lebih berkualitas.
Dukungan kolaborasi bersama PWI Sumbar, konsistensi penyelenggaraan, dan tingginya minat peserta memperlihatkan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT Bank Nagari, tetapi juga tetap relevan sebagai ruang apresiasi dan penguatan ekosistem jurnalistik.
(/rel)



