PADANG, Kalibrasinews.com – Ustadz Prof. Syaikh Haji Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D. atau lebih dikenal dengan nama Ustadz Abdul Somad (UAS) mengingatkan umat supaya terus mendoakan pemimpin berlaku adil. Sebab katanya, lawan dari adil itu adalah zalim, maka doakan pemimpin yang terbaik.
Paparan itu, dikemukakan Ustadz Abdul Somad saat Kepolisian Daerah Polda Provinsi Sumatera Barat atau Polda Sumbar menggelar kegiatan Tabligh Akbar pada Senin (16/3/2026) sekira pukul 13.30 hingga 14.30 WIB di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang, Sumbar. Pada hari itu juga, Polda Sumbar mendaulat UAS sebagai Penasihat.
Pada Tabligh Akbar kali ini, Ustadz Abdul Somad mengemukakan sebagai umat hendaknya senantiasa meyakini dan percaya sebagaimana rukun iman dalam Islam. Menurutnya, hal mendasar atas percaya dan taqwa membuat seorang beriman.
“Apabila kita ambil contoh bahwa ada informasi polisi bakal ada giat razia, ketika dipercayai kabar itu lantas ada ketakutan. Sebagai pengendara kita akan menyiapkan surat menyurat STNK, Surat Izin Mengemudi/SIM, serta kelengkapan dokumen lainnya, ” ujar Ustadz Abdul Somad.
Lebih lanjut, imbuhnya lantaran khawatir biasanya pentil penutup angin ban kendaraan pun harus diperiksa. “Saking takutnya, pentil ban juga dicek kalau juga dirazia, ” cetusnya hingga memancing derai tawa hadirin.
Sebelumnya, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan pesan untuk menjaga keamanan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas melalui pendekatan sesuai kultur masyarakat setempat di ranah Minang.
Sejauh ini lanjutnya, elemen masyarakat di Minangkabau meliputi alim ulama, niniak mamak dan cerdik pandai serta bundo kanduang.
Sementara itu, duet pembawa acara Oktafril dari Padang TV dan Briptu Yolanda anggota Polda Sumbar menambah semaraknya Tabligh Akbar kali ini.
Utamanya, rangkaian acara juga dihiasi lantunan ayat suci Alquran yang dibawakan duet anggota Polda berpangkat brigadir dua atau bripda serta saritilawah oleh seorang Polwan.
Acara yang disiarkan secara live streaming serta diikuti para Kapolres dan jajaran di wilayah hukum Polda Sumbar berjalan sesuai rencana.
Pada sore hari yang sama, Polda Sumbar juga menggelar buka puasa bersama dengan mengundang sebanyak 5.000 anak yatim serta berbagi dan berdoa syukuran.

Polda Sumbar Daulat UAS Jadi Penasihat
Sebelumnya, pada Senin pagi hari Ustadz Abdul Somad dikukuhkan sebagai Penasihat Polda Sumbar bertempat di kantor Kepolisian Daerah Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang. Adapun rangkaian acaranya yakni penanam bibit pohon pelindung secara simbolis di Mapolda Sumbar tersebut.
Selepas acara di Mapolda Ustadz Abdul Somad bersama Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Wakapolda Brigjen Pol Solihin dan para pejabat utama atau PJU Polda Sumbar hingga Senin siang kemudian beralih ke Masjid Raya Sumbar yang selama ini bangunannya menjadi ikonik rumah ibadah umat Islam di Ranah Minang.
Turut hadir Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi Ansharullah, beserta sederet pejabat Forum Komunikasi pimpinan daerah atau Forkopimda, termasuk vertikal dari TNI AD, AL dan AU.
Suasana semakin ramai masing-masing institusi forkopimda juga menghadirkan anggota yakni prajurit TNI, di samping dari anggota kepolisian itu sendiri.
Tampak hadir juga perwakilan dari kejaksaan tinggi (Kejati), pengadilan tinggi juga Kanwil Kemenag Sumbar serta forum komunikasi BUMN yang ada di wilayah provinsi setempat.
Pantauan Kalibrasinews.com saat berlangsungnya Tabligh Akbar, seisi masjid terlihat mengikuti tausiyah atau ceramah UAS secara khidmat dalam waktu selama satu jam penuh.
Seperti biasanya, UAS menyampaikan ceramah dengan khasnya, yang terkadang memicu canda tawa saat mencontohkan analogi atas dalil yang ditekuninya seusai belajar agama Islam perguruan tinggi di Mesir dan Maroko.
Terakhir, sebagai penutup Ustadz Abdul Somad memimpin doa bersama jamaah Tabligh Akbar di Masjid Raya Sumbar sebelum panitia mengarahkan untuk foto bersama hadirin sekaligus jemaah dengan ustadz kondang tersebut.
Kegiatan Tabligh Akbar tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama, aparat keamanan, serta pemerintah daerah dalam menjaga keharmonisan masyarakat di Sumatera Barat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, diharapkan pesan-pesan moral, nilai persaudaraan, serta pentingnya menjaga ketertiban dan kedamaian dapat terus disampaikan kepada masyarakat luas.
Kehadiran ribuan jamaah yang memenuhi Masjid Raya Sumbar juga menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti dakwah keagamaan sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara berbagai unsur masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
(Emil/Kalibrasinews.com)



