PADANG, Kalibrasinews.com – Jembatan Gantung Garuda Merah Putih di daerah Guo RT 01/06 Kelurahan Kuranji Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang dikerjakan oleh prajurit TNI AD Komando Distrik Militer XX/Tuanku Imam Bonjol (Kodam XX/TIB) resmi digunakan.
Siaran pers (press-release) Penerangan Korem 032/Wirabraja menyebutkan peresmian jembatan gantung ini dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara daring yang juga dihadiri Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat melakukan peresmian secara bersamaan di wilayah Aceh pada Senin (9/3/2026) kemarin.
Peresmian Jembatan Gantung ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kampung Guo yang selama ini menghadapi keterbatasan akses menuju berbagai fasilitas umum.
Keberadaan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat setempat, terutama bagi warga yang setiap hari harus melintasi kawasan tersebut untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses layanan kesehatan.
Sebelum jembatan gantung ini dibangun, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama untuk mencapai wilayah seberang.
Jembatan gantung di Guo kecamatan Kuranji Kota Padang ini menjadi solusi efektif dan efisien untuk mengatasi dampak kerusakan akibat bencana alam yang sempat melanda wilayah tersebut, memutus jalur transportasi utama.
Selain mempermudah akses transportasi, pembangunan jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Dengan konektivitas yang lebih baik, distribusi barang dan hasil usaha warga dapat berjalan lebih lancar sehingga memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
Dalam sambutannya melalui video conference, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.
Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Lingkaran Api atau Ring of Fire membuat negara ini harus selalu siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
“Kita sadar bahwa negara kita berada di Lingkaran Api atau Ring of Fire. Karena itu kita harus selalu siap menghadapi bencana alam,” kata Prabowo.

Launching 200 Titik Jembatan Gantung Garuda Merah Putih
Presiden juga menilai bahwa penyelesaian 218 jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan sebuah pencapaian besar yang menunjukkan kerja keras berbagai pihak.
“Peresmian 218 jembatan ini adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan seluruh prajurit TNI dan petugas di daerah untuk membantu masyarakat,” ujarnya
Lebih lanjut Presiden mengatakan Pemerintah Republik Indonesia hadir hingga ke desa dan dusun. Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan, Jenderal Maruli Simanjuntak, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat di berbagai daerah.
“Saat ini kami sudah mulai mengerjakan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia dan 218 di antaranya telah selesai,” ujarnya melalui video conference.
Salah seorang warga setempat, Bapak Amirudin (60th), mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut.
Ia mengatakan bahwa jembatan yang dibangun oleh TNI AD tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat.
“Terimakasih bapak TNI kami bersyukur sekali atas dibangunnya jembatan gantung ini di kampung kami, semula perjalanan kami memutar, sekarang sudah tidak lagi, kami benar-benar merasa terbantu” ucapnya.
Sejumlah warga lainnya juga menyampaikan harapan agar fasilitas infrastruktur yang telah dibangun tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama.
Mereka menilai keberadaan jembatan gantung ini menjadi simbol kerja sama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah yang sempat terdampak bencana.
Dalam laporan yang disampaikan, hingga saat ini TNI telah mambangun 544 sumur bor serta 272 fasilitas MCK darurat guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Air bersih akan kita buat secara permanen agar bisa digunakan berkelanjutan oleh masyarakat,” imbuh Kasad.
Pada kegiatan tersebut, turut hadir Pangdam XX/TIB, Mayjen TNI Arief Gajahmada, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, unsur Forkompimda serta jajaran lainnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jembatan oleh Pangdam XX/TIB sebagai simbol resmi beroperasinya jembatan tersebut.
Dengan diresmikannya jembatan gantung Garuda Merah Putih di kawasan Guo, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan cepat untuk beraktivitas.
Pemerintah bersama TNI juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur yang dapat menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan, terutama daerah yang terdampak bencana maupun memiliki keterbatasan akses transportasi.
(/rel)



