Yogyakarta, KalibrasiNews.com – PSIM Yogyakarta sukses meraih kemenangan penting atas Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Hasil ini membuat tim tamu Kabau Sirah kian terpuruk dan belum mampu keluar dari papan bawah klasemen.
Semen Padang FC menghadapi laga ketat saat bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (4/1/2026).
Sejak menit awal pertandingan, tempo permainan berlangsung tinggi dengan tensi yang cukup panas. Kedua tim, Semen Padang FC dan PSIM Yogyakarta, saling menekan demi membuka keunggulan lebih dulu.
Semen Padang FC tampil agresif pada awal laga dengan mencoba menekan lini pertahanan tuan rumah. Namun, PSIM Yogyakarta mampu merespons tekanan tersebut melalui skema permainan umpan pendek yang rapi.
Peluang berbahaya PSIM tercipta melalui kerja sama Norberto Ezequiel Vidal dan Ze Valente. Vidal mengalirkan bola ke Valente yang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi sepakan tersebut masih lemah dan berhasil diamankan kiper Semen Padang FC, Arthur Augusto.
Tekanan balik kembali datang dari Semen Padang pada menit ke-17. Penyerang Cornelius Ezekiel Stewart mencoba peruntungannya lewat tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun bola masih melenceng dari gawang PSIM.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal mencetak gol. Skor imbang 0-0 bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta tampil lebih menekan. Semen Padang melakukan pergantian pemain pada menit ke-51 dengan memasukkan Samuel Christianson menggantikan Juliansyah untuk menambah daya gedor.
Namun, peluang demi peluang yang diciptakan Kabau Sirah belum mampu membuahkan hasil. Sebaliknya, PSIM semakin intens menyerang. Pada menit ke-58, Nermin Haljeta nyaris mencetak gol usai menggiring bola mendekati gawang, tetapi lagi-lagi Arthur Augusto tampil sigap.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-64. PSIM Yogyakarta mendapat hadiah penalti usai terjadi pelanggaran di kotak terlarang Semen Padang. Ze Valente yang ditunjuk sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Laskar Mataram unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Semen Padang berupaya keras menyamakan kedudukan. Peluang emas sempat hadir pada menit ke-85 melalui aksi Leo Guntara, namun serangan tersebut berhasil dipatahkan barisan pertahanan PSIM.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Semen Padang FC gagal mencetak gol balasan. PSIM Yogyakarta pun memastikan kemenangan tipis 1-0 di hadapan pendukungnya sendiri.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui laga tersebut berjalan sulit dan menuntut konsentrasi penuh dari para pemainnya.
Sementara itu, pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menyampaikan ucapan selamat kepada PSIM atas kemenangan tersebut.
Ia berharap timnya mampu membalas hasil ini pada putaran kedua saat bermain di kandang sendiri di Padang.
Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta naik ke peringkat papan tengah klasemen sementara dengan koleksi 27 poin dari 16 pertandingan. Sebaliknya, Semen Padang FC tetap tertahan di posisi ke-16 dengan raihan 10 poin dan semakin tertekan di zona bawah klasemen.(Emil)



