MENTAWAI, Kalibrasinews.com – Kehadiran Satgas Karya Bakti TNI AD di Kabupaten Kepulauan Mentawai terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Proses rehab rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan, Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat hingga kini telah mencapai hasil 100 persen atau FINAL!.
Selama proses pengerjaan yang terbilang maraton dalam beberapa hari itu terlihat para personel Satgas Bakti TNI AD bersama warga merampungkan program yang berintegrasi ke pusat tersebut.
Sejauh itu pula, para anggota TNI AD yang masuk satgas menggilir secara satu per satu unit RTLH melalui tahapan pengerjaan rehab bangunan di beberapa desa dalam wilayah Kepulauan Mentawai tersebut.
Dalam siaran pers Penerangan Kodim 0319/Mentawai yang diterima redaksi Kalibrasinews.com pada Kamis (18/6/2026) menyebutkan satu unit rumah tidak layak Huni atau RTLH milik keluarga Darlius, warga di Dusun BaganLelet Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan, Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumbar mencapai hasil 100 persen.
Sebelumnya, beberapa hari terakhir para personel Satgas Bakti TNI AD menggilir secara satu per satu unit RTLH dalam wilayah Kepulauan Mentawai tersebut.
“Di lapangan, Satgas tengah melakukan kegiatan pembersihan akhir menandakan proses pekerjaan rampung dikerjakan,” ujar Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, Rabu (17/6/2026) kemarin.
Keberhasilan penyelesaian RTLH tersebut menjadi salah satu indikator bahwa program Karya Bakti TNI AD berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan secara bertahap mulai dari perbaikan struktur bangunan, pemasangan bagian rumah yang rusak, hingga penyempurnaan fasilitas penunjang agar hunian menjadi lebih aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
Dandim Letkol Inf Bambang Budi Hartanto turut ikut mengapresiasi Satgas Karya Bakti TNI AD pada Tahun 2026 kali ini.
Utamanya, menjelang penutupan satu persatu sasaran fisik yang menunjukkan hasilnya lumayan maksimal.
Selama proses pengerjaan, semangat gotong royong terlihat kuat antara personel TNI AD dan masyarakat setempat.
Warga secara sukarela ikut membantu berbagai pekerjaan ringan sehingga proses rehabilitasi rumah dapat berjalan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan yang dilakukan.
“Kami berterima kasih atas kekompakan dan kebersamaan satgas dilapangan yang telah bahu membahu mengejar target penyelesaian pekerjaan dalam program kali ini, semoga apa yang selesai dikerjakan dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat,” ujar Dandim Letkol Inf Bambang Budi Hartanto.
Program Karya Bakti TNI AD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata.
Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta membangun rasa kebersamaan antara aparat dan warga yang selama ini terjalin dengan baik di wilayah Kepulauan Mentawai.
Terpisah, pihak keluarga Darlius juga turut memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih terhadap jajaran Satgas Karya Bakti TNI atas bantuan dan pekerjaan rumah yang sudah layak huni.
Rumah yang telah selesai direhabilitasi tersebut kini memiliki kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Berbagai bagian bangunan yang semula mengalami kerusakan telah diperbaiki sehingga keluarga penerima manfaat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman berkat dukungan program TNI AD tersebut.
“Saya mewakili keluarga besar, mengucapkan banyak terima kasih atas pekerjaan dan bantuan rumah yang telah selesai dikerjakan. Semoga bapak-bapak TNI diberikan kesehatan dan semangat hidup yang luar biasa,” harap Darlius.
Hingga saat ini lanjutnya, kondisi rumah mereka telah menjadi layak guna dapat dihuni sebagaimana mestinya.
Mengingat semula katanya dalam kondisi yang termasuk RTLH serta belumlah layak untuk dihuni.
Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal, program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya semangat masyarakat untuk terus menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
Dukungan dari TNI AD melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan diyakini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga dalam jangka panjang.
Penyelesaian RTLH milik Darlius menambah daftar sasaran fisik yang berhasil dituntaskan dalam program Karya Bakti TNI AD tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan komitmen seluruh personel satgas dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Dan, rumah yang kami miliki saat ini sudah membuat keluarga bahagia,” pungkasnya.
Rampungnya rehabilitasi rumah tersebut menjadi bukti nyata manfaat program TNI AD bagi masyarakat di daerah kepulauan.
Melalui kolaborasi antara satgas dan warga, diharapkan semakin banyak keluarga yang dapat merasakan hunian yang layak sekaligus memperoleh kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
(rel/Kalibrasinews.com)



