PADANG, KalibrasiNews.com – Polres Padang Panjang menggelar latihan bela diri berkala di halaman Markas Komando (Mako) Polres Padang Panjang, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga kemampuan, kondisi fisik, dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas kepolisian, terutama ketika menghadapi situasi di lapangan yang membutuhkan respons terukur dan sesuai prosedur.
Dalam rilis Humas Polres Padang Panjang yang diterima redaksi pada Rabu siang, disebutkan bahwa latihan tersebut diselenggarakan oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) sebagai bagian dari pembinaan kemampuan anggota.
Kegiatan berkala ini ditujukan untuk mengasah keterampilan bela diri, membangun kedisiplinan, serta menjaga kesiapan fisik personel agar mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional.
Kabag SDM Polres Padang Panjang, Kompol Witrizawati, S.H., M.H., mengatakan latihan bela diri bukan sekadar agenda rutin.
Menurutnya, keterampilan tersebut menjadi salah satu bekal bagi anggota Polri dalam menghadapi kondisi tertentu yang memerlukan tindakan kepolisian.
Karena itu, personel perlu terus menjaga kebugaran dan mengasah kemampuan melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Latihan beladiri ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas. Setiap anggota Polri harus senantiasa menjaga kondisi fisik serta menguasai keterampilan beladiri sebagai bekal dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan kepolisian,” ungkap Kompol Witrizawati.
Ia juga mengingatkan bahwa penguasaan bela diri harus berjalan beriringan dengan kemampuan mengendalikan diri, menjaga sikap profesional, dan memahami prosedur yang berlaku.
Keterampilan fisik, menurut penekanan tersebut, tidak boleh digunakan secara sembarangan, melainkan harus disesuaikan dengan kebutuhan tugas dan keadaan yang dihadapi.
Keterampilan Harus Diimbangi Pengendalian Diri
Latihan bela diri bagi personel kepolisian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan fisik.
Pembinaan ini juga perlu dipahami sebagai upaya menjaga kesiapan anggota saat menjalankan tugas dengan tetap mengutamakan keselamatan, ketepatan tindakan, dan tanggung jawab.
Dalam situasi yang berkembang cepat, personel dituntut mampu menilai keadaan sebelum mengambil langkah, serta memastikan tindakan yang dilakukan sesuai ketentuan.
Ada beberapa aspek yang menjadi bagian penting dari pembinaan kemampuan tersebut:
- Kesiapan fisik: menjaga kebugaran agar personel dapat menjalankan tugas secara optimal.
- Keterampilan dan disiplin: melatih kemampuan yang dibutuhkan sekaligus membangun konsistensi dalam mengikuti arahan.
- Pengendalian diri: memastikan keterampilan bela diri tidak dilepaskan dari pertimbangan situasi dan kebutuhan tugas.
- Profesionalisme: mengutamakan prosedur, proporsionalitas, dan tanggung jawab saat melakukan tindakan kepolisian.
Aspek-aspek tersebut saling berkaitan. Kemampuan fisik dan teknik perlu disertai penilaian situasi yang baik agar anggota dapat bertindak secara tepat.
Pengendalian diri juga penting untuk menghindari penggunaan kekuatan yang tidak diperlukan, sekaligus menjaga agar pelaksanaan tugas tetap mengedepankan pendekatan profesional dan humanis.
Pembinaan yang teratur juga memungkinkan keterampilan personel terus dipelihara, bukan hanya dipelajari sekali.
Konsistensi latihan dan kepatuhan pada prosedur menjadi bagian penting agar kemampuan yang dimiliki dapat diterapkan secara bertanggung jawab saat dibutuhkan.
Melalui latihan yang dilakukan secara berkala, Polres Padang Panjang berharap kesiapan personel dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
Pembinaan yang berkesinambungan memberi ruang bagi anggota untuk memelihara keterampilan, mengevaluasi kemampuan, serta memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Proses tersebut juga mengingatkan bahwa kesiapsiagaan perlu dipelihara secara konsisten, bukan hanya ketika muncul keadaan darurat.
Dengan kesiapan yang terus dibina, anggota diharapkan lebih mampu menjalankan tugas dengan tenang, memperhitungkan risiko, dan menyesuaikan tindakan dengan kondisi yang dihadapi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Padang Panjang meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.
Kemampuan personel yang terjaga diharapkan mendukung pelaksanaan fungsi kepolisian, mulai dari menjaga keamanan hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi warga, kesiapan petugas yang dibarengi sikap terukur diharapkan memberi rasa aman ketika polisi menjalankan tugas.
Kemampuan bertindak tegas tetap perlu berjalan bersama komunikasi yang baik, penghormatan terhadap hak masyarakat, dan perhatian pada keselamatan semua pihak yang terlibat.
Polres Padang Panjang menempatkan peningkatan kemampuan dan kesiapsiagaan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya.
Dengan latihan teratur yang dibarengi pemahaman prosedur serta pengendalian diri, personel diharapkan mampu menghadapi tantangan tugas secara disiplin, tangguh, dan humanis.(*)



