PADANG, KalibrasiNews.com — Suasana prosesi penyerahan medali cabang olahraga dayung pada perhelatan Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung sangat meriah.
Kegiatan penuh keakraban ini dipusatkan di lokasi Banjir Kanal GOR H. Agus Salim, Kota Padang, pada Jumat (9/10/2026).
Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, memberikan kuis spontan kepada para atlet yang hadir.
Atlet yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar berhak mendapatkan hadiah menarik secara langsung di tempat.
Aksi spontan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi nyata bagi para atlet. Langkah ini menjadi dorongan moral serta penyemangat bagi seluruh kontingen.
Langkah ini dinilai sangat efektif dalam membangun suasana positif di antara para peserta. Di sela kegiatan penyerahan medali, Anandya memberikan arahan dan motivasi secara terbuka.
Ia berpesan agar para atlet tidak sekadar mengejar kemenangan sesaat. Mereka didorong untuk merawat konsistensi serta memaksimalkan seluruh potensi demi meraih prestasi pada tingkatan yang jauh lebih tinggi.
Anandya meminta seluruh atlet bertanding dengan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di arena Porprov XVI Sumbar.
Perhelatan ini harus dijadikan sarana utama untuk mengukur sejauh mana perkembangan performa dan teknik bertanding.
Selain itu, kejuaraan daerah ini menjadi wadah seleksi penting menuju babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional.
KONI Sumbar menegaskan komitmen untuk selalu hadir mendampingi seluruh atlet daerah. Dukungan berkelanjutan akan terus diberikan agar mereka mampu bersaing secara maksimal di kancah nasional.
“Kami dari KONI Sumatera Barat hadir untuk selalu mendukung atlet-atlet Sumatera Barat. Bertandinglah sepenuh hati dan maksimalkan kesempatan hari ini. Jangan sampai Porprov ini disia-siakan,” ujarnya.
Menurut Anandya, seluruh hasil pertandingan cabor dayung pada Porprov XVI Sumbar akan dirangkum menjadi bahan evaluasi mendalam.
KONI Sumbar akan mengkaji seluruh capaian atlet untuk memetakan kekuatan menuju kejuaraan nasional. Evaluasi komprehensif ini dilakukan secara bersisian dengan Wakil Ketua Umum V KONI Sumbar, Prof. Nurdin.
Tokoh yang menjabat sebagai Dekan FIK Universitas Negeri Padang tersebut akan membimbing proses analisis capaian atlet.
Langkah evaluasi ini amat krusial untuk memastikan arah pembinaan atlet berjalan efektif dan terukur. Hasil kajian ini nantinya akan dibandingkan secara langsung dengan standar torehan nasional.
Acara penyerahan medali cabor dayung Porprov XVI Sumbar ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan daerah dan pengurus olahraga:
-
Anandya Dipo Pratama: Sekretaris Umum KONI Provinsi Sumatera Barat.
-
Benny Warlis: Bupati Agam yang hadir memberikan dukungan moral secara langsung.
-
Erianto: Ketua Umum KONI Kota Padang.
-
Ismunandi Sofyan: Ketua Umum PODSI Sumatera Barat.
-
Tokoh Olahraga: Ketua KONI Payakumbuh beserta jajaran pengurus cabang olahraga dayung.
Evaluasi Catatan Waktu dan Persiapan Menuju Pentas Nasional
Khusus untuk cabang olahraga dayung pada perhelatan Porprov XVI Sumbar, penajaman catatan waktu serta rekor menjadi indikator yang sangat krusial.
Anandya menguraikan bahwa pengukuran waktu merupakan standar utama untuk menilai kualitas performa seorang atlet dayung.
Oleh karena itu, para atlet tidak dituntut untuk sekadar memenangkan medali saja. Mereka dituntut untuk terus memperbaiki daya tahan dan mempertajam catatan waktu agar sanggup melampaui rekor nasional yang berlaku.
“Kalau dayung ini olahraga yang diukur. Berapa rekor nasional, kita hitung juga rekor kita di Porprov. Kalau bisa mencetak rekor nasional di Porprov Sumatera Barat, tentu menjadi prestasi yang luar biasa,” katanya.
Ia menekankan agar para atlet tidak menjadikan Porprov XVI Sumbar sebagai kejuaraan rutinitas tahunan belaka.
Kejuaraan ini harus dijadikan momentum emas untuk membuktikan kapasitas diri dalam menembus persaingan nasional.
Anandya mengingatkan bahwa pembinaan atlet potensial merupakan buah dari kerja keras kolektif.
Sinergi ini melibatkan jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota, hingga pengurus cabang olahraga di seluruh pelosok Sumatera Barat.
Dukungan penuh dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah menjadi fondasi utama dalam memajukan iklim olahraga daerah.
Peran aktif para kepala daerah beserta jajaran pengurus KONI kabupaten dan kota juga kian memperkokoh sistem pembinaan atlet.
Pembinaan yang berkelanjutan akan terus dikawal secara ketat demi menjaga regenerasi atlet dayung di masa depan.
Melalui kesuksesan gelaran Porprov XVI Sumbar 2026, KONI Sumbar optimistis akan lahir atlet dayung berbakat.
Generasi baru ini diharapkan mampu memecahkan rekor nasional dan membawa harum nama Sumatera Barat di pentas olahraga Indonesia.
(rel/KalibrasiNews)



