PADANG, Kalibrasinews.com – Peselancar kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ijrel Sababalat, tampil amat memukau dan berhasil mempersembahkan medali emas pertama dari cabang olahraga selancar ombak Porprov XVI Sumbar 2026.
Bertanding di nomor men’s shortboard, putra daerah Mentawai tersebut sukses menaklukkan ganasnya gulungan ombak di Pantai Katiet, Kabupaten Kepulauan Mentawai, pada Rabu (7/10/2026) sore.
Tampil sangat konsisten sejak babak penyisihan hingga babak final, Ijrel memikat perhatian dewan juri di arena selancar ombak Porprov XVI Sumbar.
Pantai Katiet sendiri selama ini dikenal luas sebagai salah satu lokasi surfing unggulan yang sangat tersohor di kalangan peselancar mancanegara.
Partai final penuh gengsi tersebut disaksikan secara langsung oleh Kadispora Sumbar Tasliatul Fuadi, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, Waketum KONI Sumbar Dolla Indra, Ketua Pengprov PSOI Sumbar Harry Algamar, Ketua KONI Mentawai Ali Nurdin, serta Kabid ATK PB Porprov Babang Hamid.
Keunggulan Ijrel dalam perebutan emas selancar ombak Porprov XVI Sumbar sudah terlihat sejak Wave 1 dengan nilai sempurna skor 10.00.
Hasil ini melampaui tiga pesaing tangguh lainnya, yakni Eliazar Sababalat dari Padang Pariaman dengan skor 4.67, Ifran Saeppu dari Mentawai dengan skor 6.43, serta M Fauzi dari Pesisir Selatan dengan skor 4.00.
Memasuki Wave 2, persaingan semakin sengit dan menegangkan di arena selancar ombak Porprov XVI Sumbar.
Ijrel mengantongi skor 7.50, sementara Eliazar Sababalat mengumpulkan nilai 7.77.
Adapun Ifran Saeppu meraih skor 5.67 dan M Fauzi mencatatkan skor 3.10.
Namun demikian, setelah akumulasi nilai Wave 1 dan Wave 2 digabungkan secara keseluruhan, Ijrel Sababalat keluar sebagai pemenang utama dengan skor tertinggi 17.50.
Dengan hasil tersebut, Ijrel berhak meraih medali emas, sedangkan Eliazar Sababalat harus puas merebut medali perak setelah mencatatkan total skor 12.44.
Guna memberikan rincian hasil akhir babak final nomor men’s shortboard cabor selancar ombak Porprov XVI Sumbar 2026, berikut perolehan skor para atlet:
- Ijrel Sababalat (Mentawai): Mengumpulkan total skor 17.50 (Wave 1: 10.00, Wave 2: 7.50) – Medali Emas.
- Eliazar Sababalat (Padang Pariaman): Mengumpulkan total skor 12.44 (Wave 1: 4.67, Wave 2: 7.77) – Medali Perak.
- Ifran Saeppu (Mentawai): Mengumpulkan total skor 12.10 (Wave 1: 6.43, Wave 2: 5.67) – Peringkat Ketiga.
- M Fauzi (Pesisir Selatan): Mengumpulkan total skor 7.10 (Wave 1: 4.00, Wave 2: 3.10) – Peringkat Keempat.
Sejarah Baru Porprov dan Komitmen Pembinaan Atlet Muda
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet yang telah berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada pertandingan pertama cabor selancar ombak Porprov XVI Sumbar tersebut.
Pihaknya mengaku sangat bersyukur karena ajang olahraga terbesar provinsi ini akhirnya mengukir sejarah baru.
“Ini Sejarah pertama Porprov mempertandingkan cabor selancar ombak. Patut kita syukuri dan kita banggakan hendaknya. Mudah mudahan di Porprov mendatang, cabor selancar ombak terus dipertandingkan,” ujar Hamdanus.
Hamdanus menyebut bahwa saat ini Sumatera Barat memiliki surfer bertaraf internasional yang dibina langsung oleh Pengprov PSOI Sumbar.
Kehadiran cabor selancar ombak Porprov XVI Sumbar diharapkan dapat melahirkan talenta-talenta muda baru yang beberapa tahun ke depan mampu berprestasi di tingkat PON maupun kejuaraan internasional.
Harapan senada turut disampaikan oleh Kadispora Sumbar Tasliatul Fuadi. Ia menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki anugerah keindahan ombak laut yang sangat indah dan diakui di mancanegara.
Dengan fasilitas alam ini, diharapkan makin banyak lahir bibit peselancar yang berkualitas.
“Dengan segala potensi yang dimiliki, ditambah keseriusan PSOI Sumbar membina atlet, mudah-mudahan harapan kita ini dapat terwujud hendaknya kedepan,” kata Tasliatul Fuadi.
Ajang gelaran perdana cabor ini memberikan nilai strategis bagi pengembangan olahraga air di Sumatera Barat.
Adapun pilar utama pengembangan atlet meliputi beberapa hal penting:
-
Pemanfaatan Potensi Alam: Mengoptimalkan ombak kelas dunia di Pantai Katiet sebagai sarana latihan atlet secara berkala.
-
Pembinaan Berkelanjutan: Memperkuat regenerasi atlet muda yang dibina Pengprov PSOI Sumbar dari tingkat daerah.
-
Peningkatan Kualitas Kompetisi: Memastikan cabang olahraga selancar ombak Porprov XVI Sumbar terus menjadi agenda rutin pada gelaran Porprov mendatang.
-
Proyeksi Prestasi Nasional: Menyiapkan peselancar muda hasil Porprov untuk bersaing pada ajang PON serta kejuaraan internasional.
Dengan kesuksesan gelaran perdana ini, kontribusi emas dari Ijrel Sababalat tidak hanya mengukuhkan keunggulan Kepulauan Mentawai di olahraga selancar, tetapi juga membuka lembaran sejarah baru bagi peta olahraga air di Sumatera Barat.
(rel/KalibrasiNews)



