Kadispora Sumbar Lepas Tim Kirab Api Porprov XVI 2026 di Kantor KONI

PADANG, Kalibrasinews.com — Rangkaian persiapan menjelang pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 kini memasuki fase pematangan akhir.

Kepastian tersebut ditandai dengan pelepasan resmi peserta Kirab Api Porprov oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, di halaman Kantor KONI Sumbar, Kota Padang, pada Selasa (29/9/2026) petang.

Acara pelepasan tim operasional ini dihadiri oleh jajaran penting pemangku kepentingan olahraga daerah.

Tampak hadir Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumbar Editiawarman, Wakil Ketua Alvira dan Dolla Indra, serta Wakil Ketua Bidang Pengarah Dafrawira de Hansen.

Tasliatul Fuaddi menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa syukur atas komitmen seluruh pemerintah daerah.

Keikutsertaan lengkap dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat dinilai sebagai sinyal positif bagi kebangkitan kembali iklim kompetisi olahraga di Ranah Minang setelah sempat vakum cukup lama.

“Alhamdulillah, seluruh 19 daerah ikut serta dalam Porprov XVI kali ini. Ini merupakan simbol nyata dari kebangkitan kembali dunia olahraga Sumatera Barat,” ujar Tasliatul di hadapan para peserta kirab dan jajaran pengurus.

Tasliatul menekankan pentingnya menjaga aspek keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama rombongan membawa obor melintasi beberapa wilayah kabupaten dan kota.

Ia berharap seluruh rangkaian pengarakan api dari titik awal hingga lokasi utama pembukaan dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang dirancang panitia.

“Semoga perjalanan api ini berjalan sesuai harapan, aman, tertib, dan lancar. Kita mendoakan bersama agar seluruh rombongan diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas penting ini,” tambahnya.

Persiapan teknis pengawalan obor ini merujuk pada Surat Tugas PB Porprov XVI Nomor 02/ST/K-SB/PB.PORPROV/IX/2026 yang ditandatangani oleh Editiawarman pada 28 September 2026.

Tim Kirab Api dijadwalkan mengemban tugas lapangan secara maraton mulai 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Sesuai agenda resmi, prosesi pengambilan Api Porprov XVI dilaksanakan di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, pada Rabu (30/9/2026).

Setelah prosesi di Pariangan selesai, rombongan langsung bergerak membawa api menuju Kabupaten Padang Pariaman sekitar pukul 14.00 WIB dan diperkirakan tiba pukul 16.00 WIB untuk diinapkan selama satu malam.

Perjalanan kirab kembali dilanjutkan pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Sekitar pukul 08.00 WIB, dilakukan prosesi serah terima api dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kepada tim PB Porprov untuk mengawal perjalanan menuju gerbang tol Kota Padang.

Baca Juga  Tim Futsal Korem 032/Wirabraja Sabet Gelar Juara Semmi Sumbar Cup 2026

Setibanya di batas wilayah Kota Padang sekitar pukul 10.00 WIB, obor diserahterimakan secara resmi kepada Wali Kota Padang.

Api selanjutnya dikirab secara beranting mengelilingi 11 wilayah kecamatan di Kota Padang untuk menyapa masyarakat sebelum diinapkan kembali satu malam.

Rangkaian Kirab Lintas Daerah dan Misi Kebangkitan Olahraga

Tahapan puncak kirab berlangsung pada Jumat (2/10/2026) malam.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Wali Kota Padang akan menyerahkan kembali api Porprov kepada tim PB Porprov.

Obor tersebut kemudian dibawa menuju stadion utama untuk disulutkan ke dalam kaldron pada seremoni pembukaan Porprov XVI Sumbar.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa pergerakan api dari Tanah Datar menuju Kota Padang memiliki bobot filosofis yang amat mendalam.

Nyala api tersebut menjadi simbol bangkitnya kembali gairah olahraga daerah setelah ajang multi-event olahraga tertinggi di Sumbar ini terakhir kali digelar pada tahun 2018 silam.

“Api Porprov ini ibaratnya sudah tertidur selama delapan tahun. Hari ini kita datang untuk menjemput api tersebut, kemudian membawanya dan menyalakannya kembali sebagai simbol semangat pembinaan yang tidak pernah padam,” kata Hamdanus.

Hamdanus menambahkan, keberadaan api obor yang diarak melintasi daerah ini menjadi pengikat tali silaturahmi serta persatuan seluruh elemen masyarakat di 19 kabupaten dan kota.

Ajang Porprov XVI diharapkan tidak hanya menjadi arena berburu medali, melainkan sarana memperkuat soliditas antarwilayah di Sumatera Barat.

“Api ini adalah api yang mempersatukan 19 kabupaten dan kota. Kita ingin api ini kita jaga bersama, jangan sampai padam. Ini bukan sekadar untuk seremoni hari ini, melainkan demi perjalanan panjang prestasi olahraga Sumatera Barat di masa depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PB Porprov XVI Sumbar, Editiawarman, mengingatkan seluruh personel tim kirab untuk tetap fokus menjalankan pembagian tugas operasional di lapangan.

Penjagaan komunikasi intensif dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat menjadi kunci sukses pengawalan obor.

Penyalaan Api Porprov pada Jumat malam, 2 Oktober 2026, akan menjadi penanda dibukanya pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat.

Momentum ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap mengharumkan nama Ranah Minang di kancah nasional. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini