PADANG, KalibrasiNews.com – Bank Nagari resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Senin (29/6/2026) di Kantor Pusat Bank Nagari.
Penandatanganan dilakukan sebagai wujud komitmen bersama dalam mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah melalui penerapan transaksi non-tunai yang aman, transparan, efektif, dan akuntabel.
Melalui kerja sama ini, Bank Nagari diharapkan semakin memperkuat peran sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam mendukung transformasi digital.
Penerapan sistem transaksi elektronik akan membuat proses pengelolaan keuangan menjadi lebih cepat.
Seluruh transaksi dapat terdokumentasi secara otomatis.
Risiko kesalahan administrasi juga dapat ditekan dan pemerintah daerah akan lebih mudah melakukan pengawasan terhadap arus keuangan.
Proses penyusunan laporan keuangan pun menjadi semakin efisien.
Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai yang terdiri dari Kepala BPKAD, Kepala Bapenda, serta para staf.
Dari pihak Bank Nagari hadir Direktur Utama, Gusti Candra beserta jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan para Pemimpin Divisi.
Kolaborasi Bank Nagari dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai diharapkan tidak berhenti pada tahap penandatanganan nota kesepahaman saja.
Implementasi di lapangan menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Pendampingan kepada setiap organisasi perangkat daerah juga perlu dilakukan secara bertahap.
Sosialisasi penggunaan layanan digital menjadi langkah yang harus diperkuat.
Dengan begitu, proses adaptasi dapat berjalan lebih lancar.
Seluruh perangkat daerah diharapkan mampu memanfaatkan sistem baru secara optimal.
Sinergi yang terbangun sejak awal akan menjadi modal penting untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efektif.
Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam implementasi ETPD di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang diharapkan mampu mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran yang semakin modern dan terintegrasi.
Implementasi ETPD melalui dukungan Bank Nagari juga diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi kepada pemerintah daerah.
Pembayaran berbagai jenis layanan dapat dilakukan secara lebih praktis.
Prosesnya menjadi lebih cepat dan efisien dan masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada transaksi tunai.
Hal ini juga mampu mengurangi antrean pada sejumlah layanan publik.
Selain memberikan kenyamanan, sistem digital dinilai lebih aman dalam proses transaksi.
Ke depan, layanan publik berbasis elektronik diharapkan semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Digitalisasi transaksi yang didukung Bank Nagari berpotensi meningkatkan kualitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah.
Setiap transaksi dapat tercatat secara lebih akurat dan proses rekonsiliasi data menjadi lebih mudah dilakukan.
Pemerintah daerah juga dapat memperoleh informasi keuangan secara lebih cepat.
Kondisi tersebut akan membantu dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Selain meningkatkan transparansi, sistem elektronik juga mampu memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Dengan dukungan teknologi, pelayanan kepada masyarakat pun dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Nagari terus berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif guna mewujudkan ekosistem transaksi yang lebih efisien, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen Bank Nagari dalam mendukung transformasi digital sejalan dengan perkembangan industri perbankan yang terus bergerak menuju layanan berbasis teknologi.
Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pemerintah daerah.
Layanan digital juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional.
Kemudahan akses transaksi menjadi salah satu nilai tambah yang dapat dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah memperoleh sistem yang lebih terintegrasi.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat upaya percepatan digitalisasi di berbagai sektor pelayanan publik.
Dengan dukungan inovasi yang berkelanjutan, ekosistem transaksi elektronik di daerah diharapkan semakin berkembang.
Pengelolaan keuangan daerah juga akan semakin transparan dan akuntabel.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
(/rel/Kalibrasinews.com)



