PADANG, Kalibrasinews.com — Hingga saat ini para personel Satgas Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat memaksimalkan sisa waktu dalam penyelesaian rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar.
Pelaksanaan program Karya Bakti TNI AD di daerah kepulauan menjadi salah satu bentuk pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui berbagai sasaran fisik yang dikerjakan, warga dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang berlangsung di lingkungan mereka.
Dalam siaran pers yang diterima redaksi Senin (15/6/2026) menyebutkan para personel Satgas Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat dikabarkan terus mengejar target penyelesaian pekerjaan rehab RTLH milik Ahmad, warga di Desa Bukit Pamewa Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai.
Penyelesaian rehab rumah tersebut menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan Karya Bakti TNI AD mengingat manfaatnya akan langsung dirasakan oleh keluarga penerima bantuan.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, rumah tersebut diharapkan segera dapat ditempati dalam kondisi yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Dukungan masyarakat terhadap program TNI AD terlihat dari antusiasme warga yang terus mengikuti perkembangan pekerjaan di lapangan.
Kehadiran program tersebut dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan bantuan pembangunan rumah layak huni.
Menjelang akhir penutupan kegiatan, Satgas nampak berpacu siang malam demi suksesnya kegiatan program Karya Bakti TNI AD tahun 2026.
Semangat personel Satgas terlihat dari intensitas pekerjaan yang terus dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Berbagai pekerjaan yang telah memasuki tahap akhir menjadi prioritas agar manfaat program segera dirasakan masyarakat.
Dengan kerja keras tersebut, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Saat ini pekerjaan di salah satu pembangunan Rehab RTLH masuk tahap pemasangan keramik lantai dan proses pengecatan dinding, Minggu (14/6/2026).
Pekerjaan finishing menjadi tahapan penting karena menentukan tingkat kenyamanan rumah yang akan ditempati oleh warga penerima bantuan.
Selain memperindah tampilan bangunan, proses tersebut juga memastikan rumah berada dalam kondisi yang layak dan aman digunakan.
Karena itu, setiap bagian pekerjaan diperhatikan secara detail oleh personel yang bertugas.
Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto mengatakan, proses pembangunan terus digenjot hingga jelang penutupan kegiatan.
“Kami pastikan program pembangunan dalam karya bakti TNI AD tahun ini akan selesai tepat waktu dan nantinya dapat bermanfaat bagi keluarga penerima bantuan,” ujar Dandim Letkol Inf Bambang Budi Hartanto.
Keberhasilan penyelesaian sasaran fisik menjadi salah satu indikator penting dalam pelaksanaan Karya Bakti TNI AD di wilayah Kepulauan Mentawai.
Karena itu, seluruh personel terus berupaya menjaga ritme pekerjaan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.
Sampai saat ini lanjutnya, para personel tengah berpacu di tengah batas waktu kegiatan yang semakin menipis.
Meski waktu pelaksanaan semakin terbatas, personel Satgas tetap menjaga kualitas pekerjaan di setiap lokasi kegiatan.
Setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan cermat agar hasil yang dicapai sesuai harapan masyarakat penerima manfaat.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melihat keadaan, kegiatan di beberapa tempat juga terus diintruksikan agar maksimal.
Selain fokus pada penyelesaian bangunan, personel TNI AD juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan setiap sasaran yang sedang dikerjakan.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat berjalan selaras dan tidak mengalami hambatan berarti hingga masa penutupan kegiatan.
Di antaranya, proyek pembangunan jembatan, Fasilitas umum seperti gereja, Mushola dan Sumur Bor dipastikan selesai tepat waktu, pungkas Dandim.
Berbagai sasaran yang dikerjakan menunjukkan bahwa program TNI AD tidak hanya berfokus pada satu sektor pembangunan saja.
Kehadiran fasilitas pendukung seperti rumah layak huni, sarana ibadah, hingga akses air bersih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui program Karya Bakti TNI AD, berbagai pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kepulauan Mentawai diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kehadiran infrastruktur yang lebih baik akan mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup di berbagai sektor.
Program tersebut juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
(rel/Kalibrasinews.com)



