Bakal Ada Area Bersantai Baru di Kota Padang, PWI Sumbar Soroti Misi Wali Kota Fadly Amran

PADANG, Kalibrasinews.com — Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan terobosan baru untuk menata kawasan bersejarah di pusat Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat.

Sebuah pusat dokumentasi dan edukasi sejarah berbentuk Museum Arsip bakal direalisasikan secara utuh di lingkungan yang asri dan representatif.

Langkah strategis ini bukan sekadar pembenahan tata ruang biasa, melainkan upaya pelestarian ingatan sejarah perjalanan Kota Padang dari masa ke masa.

Kehadiran museum ini diharapkan mampu memikat wisatawan sekaligus menjadi pusat riset bagi pelajar dan akademisi.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, membeberkan secara langsung rencana besar tersebut di hadapan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat.

Pertemuan diskusi santai mengenai arah pembangunan kota itu berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Senin (21/9/2026) sore.

Dalam penjelasannya, Fadly Amran mengungkapkan bahwa lokasi fisik museum sebenarnya sudah berdiri di pusat kota.

Bangunan bersejarah yang digunakan merupakan Kantor Balaikota Padang lama di Jalan M. Yamin.

“Museum Arsipnya sudah ada di Kantor Balaikota Padang yang lama, di Jalan M Yamin – Padang. Kita merencanakan pengembangan, sekaligus akan dibenahi lingkungannya,” kata Fadly Amran.

Rencana pengembangan ini dipastikan memoles wajah kompleks gedung peninggalan Belanda tersebut.

Pemerintah kota berencana memanfaatkan keseluruhan area bangunan tua itu secara utuh sebagai Museum Arsip Kota Padang.

Guna merealisasikan konsep tersebut, Pemko Padang secara bertahap akan menata ulang penggunaan ruangan di kompleks bangunan.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih berkantor di sana nantinya bakal dipindahkan.

Pengalihan fungsi ruangan dilakukan agar seluruh sudut gedung tua dapat difungsikan secara optimal sebagai tempat penyimpanan dokumen, foto, serta naskah bersejarah demi kenyamanan masyarakat.

Fadly Amran menilai keberadaan museum arsip yang representatif sangat penting bagi keberlangsungan pengetahuan lintas generasi.

Dokumen bersejarah yang tersimpan rapi akan menjadi rujukan pembelajaran berharga bagi dunia pendidikan.

“Banyak arsip yang sangat penting untuk semua kalangan, terutama untuk dunia pendidikan,” kata Fadly Amran.

Kawasan Pedestrian Baru dan Dukungan PWI Sumbar

Tak hanya merenovasi bagian dalam gedung, Pemko Padang juga menyiapkan pembenahan kawasan luar yang terhubung langsung dengan museum demi menciptakan ruang publik baru yang nyaman dan ramah pejalan kaki.

Baca Juga  Erick Thohir: Skema Dana Pensiun Atlet Harus Transparan dan Berkelanjutan

Fokus pembenahan menyasar koridor Jalan Sandang Pangan di sebelah gedung bersejarah tersebut.

Jalan itu bakal ditransformasikan menjadi area pedestrian khusus pejalan kaki yang terkoneksi dengan gedung bekas Balaikota Padang.

Lewat pembenahan terpadu ini, masyarakat serta wisatawan memiliki pilihan tempat bersantai baru di tengah kota.

Setelah mempelajari arsip lama di museum, pengunjung bisa langsung menikmati suasana asri di area pedestrian.

Gagasan segar Pemko Padang ini mendapat sambutan positif dari jajaran pengurus PWI Sumatera Barat.

Insan pers mengapresiasi komitmen pemerintah kota dalam merawat aset sejarah serta menyediakan ruang edukasi bermutu.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menilai bahwa pengembangan museum arsip merupakan langkah cerdas untuk merawat ingatan sejarah publik.

Fasilitas ini memudahkan warga lokal maupun pendatang mengenali perjalanan Kota Padang.

“langkah ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pengetahuan warga, secara khusus mengetahui informasi tentang Kota Padang dimasa lalu,” kata Widya Navies.

Apresiasi serupa dilontarkan Sekretaris PWI Sumbar, Firdaus Abie.

Ia membagikan pengalaman pribadinya saat berkunjung dan melihat langsung koleksi dokumen yang tersimpan di Museum Arsip Kota Padang.

Menurut Firdaus, koleksi arsip di tempat tersebut sangat lengkap dan bernilai tinggi, mulai dari lembaran dokumen penting, foto langka, hingga rekam jejak pemerintahan dari era Belanda hingga masa modern.

Firdaus menekankan pentingnya mengajak kalangan muda dan pelajar untuk berkunjung ke museum secara rutin guna menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah tanah airnya.

“Generasi muda perlu mengetahui informasi yang ada di museum, akan menarik bagi pelajar untuk berkunjung ke sana,” kata Firdaus Abie.

Pertemuan diskusi yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Padang Junie Nursyamza serta Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang Syafriadi.

Sementara dari jajaran Pengurus PWI Sumbar hadir Sekretaris Dewan Kehormatan Emil Mahmudsyah, Wakil Bidang Pembinaan Daerah Rommi Delfiano, serta Bendahara SIWO PWI Sumbar Science Astra.

Sinergi Pemko Padang dan PWI Sumbar ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya fasilitas edukasi bersejarah yang ramah masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Padang sebagai kota sejarah yang berkemajuan.

(/Kalibrasinews)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini