Kota Solok Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Pembukaan Porprov 2026, Gubernur: Akan Dibahas Bersama

PADANG, KalibrasiNews.com – Pemerintah Kota Solok menyampaikan kesiapan menjadi tuan rumah pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 dalam audiensi bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, saat beraudiensi dengan Gubernur di Istana Gubernuran, Padang, Senin (3/8/2026).

Pembukaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Oktober 2026 itu dinilai bukan sekadar seremoni olahraga, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah, memperkuat promosi pariwisata, serta membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain menjadi agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi, pembukaan Porprov juga dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

Ribuan atlet, ofisial, tamu undangan, hingga wisatawan diperkirakan akan hadir selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kondisi tersebut diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga perdagangan lokal.

Karena itu, banyak pemerintah daerah melihat penyelenggaraan event olahraga sebagai peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat citra daerah.

Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting agar manfaat penyelenggaraan Porprov dapat dirasakan secara lebih luas.

Melalui persiapan yang matang, pembukaan Porprov diharapkan mampu menjadi etalase potensi daerah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen Pemerintah Kota Solok.

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar memang memberikan kesempatan kepada kabupaten dan kota yang memiliki kesiapan untuk menjadi lokasi pembukaan Porprov.

“Kota Solok hari ini menyampaikan kesiapan dan keseriusannya. Tentu komitmen ini kita apresiasi. Usulan ini akan kita tampung dulu, untuk dibahas bersama seluruh pihak terkait sebelum diputuskan,” ujar Mahyeldi.

Menurut Gubernur, Porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi olahraga, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi daerah penyelenggara.

Mahyeldi juga menilai penyelenggaraan Porprov memiliki arti penting dalam memperkuat kolaborasi antarkabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Melalui ajang tersebut, setiap daerah tidak hanya berlomba meraih prestasi olahraga, tetapi juga berkesempatan menampilkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki.

Mulai dari sektor pariwisata, budaya, hingga produk unggulan UMKM dapat diperkenalkan kepada para peserta maupun pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Dampak berantai inilah yang diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus memperluas promosi daerah.

Oleh sebab itu, setiap tahapan persiapan perlu dilakukan secara optimal agar penyelenggaraan Porprov memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pihak.

Pengalaman selama ini menunjukkan bahwa event berskala provinsi mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, mendorong aktivitas perdagangan, memperkuat sektor jasa, serta membuka peluang promosi bagi produk-produk unggulan daerah.

Ia juga menilai tingginya minat daerah untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov mencerminkan semakin kuatnya kesadaran daerah bahwa olahraga dapat menjadi instrumen pembangunan daerah.

“Semakin banyak daerah yang ingin terlibat, itu semakin baik. Ini menunjukkan semangat kolaborasi untuk menjadikan olahraga sebagai penggerak pembangunan, termasuk dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor pariwisata telah semakin menguat,” ucapnya.

Sementara itu Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengatakan Pemerintah Kota Solok saat ini tengah berupaya memperbanyak penyelenggaraan berbagai event sebagai strategi dalam mendongkrak pergerakan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, apabila dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan Porprov 2026, kegiatan tersebut akan dipadukan dengan event “Rang Solok Baralek Gadang”.

Harapannya, event tersebut akan menjadi semakin meriah dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin pembukaan Porprov tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Dengan dipadukan bersama ‘Rang Solok Baralek Gadang’, kami berharap UMKM bergerak, wisatawan datang, dan potensi Kota Solok semakin dikenal luas,” ujar Ramadhani.

Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat Hamdanus, Wakil Ketua Umum KONI Sumbar Reido Deskumar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur, serta jajaran KONI Kota Solok.

Keputusan mengenai lokasi pembukaan Porprov XVI Sumbar 2026 nantinya akan menjadi hasil kesepakatan bersama setelah melalui pembahasan dengan seluruh pihak terkait.

Siapa pun daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah, diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas, meriah, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dan perekonomian daerah.

Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Porprov XVI Sumbar diharapkan berlangsung lancar sekaligus melahirkan prestasi-prestasi baru bagi atlet dari berbagai kabupaten dan kota.

(rel/kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini