Resmi! Penataran Wasit WKF 2026 Perdana Digelar di Sumbar

PARIAMAN, Kalibrasinews.com – Pengurus Provinsi Lemkari Sumatra Barat mencatat sejarah baru dengan menggelar Penataran Wasit Karate Peraturan World Karate Federation (WKF) Edisi 2026 di Kota Pariaman, Jumat (15/5/2026).

Kabid Humas KONI Sumbar, Hendri Parjiga mengemukakan bahwa kegiatan kali ini menjadi penataran pertama di Sumbar.

Yakni, secara khusus membahas sosialisasi serta implementasi aturan terbaru WKF Tahun 2026.

Penataran tersebut merupakan bagian dari rangkaian “Kejuaraan Open & Festival Karate Fun Walikota Cup 2026” pada 15-17 Mei 2026 di Kota Pariaman.

Kegiatan ini dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya perwasitan karate di Sumbar agar mampu memimpin pertandingan secara profesional dan sesuai standar internasional.

Penataran tersebut juga menjadi momentum penting bagi dunia karate di Sumatera Barat dalam menghadapi perkembangan regulasi pertandingan internasional yang terus berubah.

Dengan pemahaman aturan terbaru, para wasit diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih objektif, profesional, dan sesuai ketentuan World Karate Federation.

Panitia menghadirkan Dr Septri, S.Si, MPd. sebagai narasumber utama.

Ia merupakan wasit kebanggaan Sumbar yang saat ini tercatat sebagai satu-satunya Wasit Asian Karate Federation (AKF) asal Sumatra Barat yang bertugas pada ajang internasional di Sri Lanka tahun 2025.

Selain aktif di dunia perwasitan karate internasional, Dr. Septri juga menjabat sebagai Wakil Ketua II KONI Sumbar serta Ketua Pelaksana Porprov XVI Sumbar 2026.

Dalam pemaparannya, Septri menegaskan bahwa perubahan regulasi WKF 2026 harus dipahami secara menyeluruh oleh seluruh perangkat pertandingan agar kualitas kejuaraan karate di daerah semakin meningkat.

“Wasit memiliki peran sangat penting dalam menjaga kualitas dan marwah pertandingan. Karena itu, seluruh perubahan aturan WKF 2026 harus dipahami secara detail agar keputusan di lapangan benar-benar profesional dan berstandar internasional,” ujar Septri.

Pria yang memulai karier sebagai atlet karate ini juga menilai penataran tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan prestasi karate Sumbar, terutama dalam menyiapkan perangkat pertandingan yang berkualitas menuju berbagai event nasional.

“Kita ingin Sumbar tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga wasit-wasit berkualitas yang mampu bertugas di level nasional hingga internasional. Ini bagian dari pembangunan ekosistem olahraga yang kuat,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan penataran, Septri turut didampingi tim perwasitan Pengprov Lemkari Sumbar, yakni Sensei Ade Marta, Fitri Royani, dan Mardaus.

Ketua pelaksana penataran, Fitri Royani, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 30 wasit dari Pengprov Lemkari Sumbar.

Para peserta mendapatkan materi teori, praktik lapangan, hingga ujian teori sebagai bagian dari evaluasi kompetensi.

Selain memahami regulasi terbaru WKF 2026, peserta juga diberikan simulasi pengambilan keputusan di lapangan serta pembekalan terkait etika dan integritas seorang wasit karate.

Materi tersebut dinilai penting agar perangkat pertandingan mampu menjaga kualitas dan sportivitas selama kejuaraan berlangsung.

“Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Penataran ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan pemahaman wasit terhadap regulasi terbaru WKF,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Lemkari Sumbar, Nanda Satria, yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, mengapresiasi pelaksanaan penataran tersebut.

Menurutnya, peningkatan kualitas wasit menjadi salah satu langkah penting dalam membangkitkan prestasi karate Lemkari Sumbar.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kebangkitan prestasi Lemkari Sumbar. Wasit yang berkualitas akan melahirkan pertandingan yang berkualitas pula,” ujarnya.

Karate Fun Walikota Cup 2026 sendiri mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Pariaman, Yota Balad, S.STP, M.Si., bersama Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, S.AP.

Kejuaraan dipusatkan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman dan Hall GOR Rajo Bujang.

Event ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai Pra-Usia Dini hingga Under 21 tahun.

Selain memperebutkan gelar juara umum, panitia juga menyediakan penghargaan khusus Best of The Best untuk nomor Kumite Kadet, Junior, dan Under 21.

Melalui kombinasi peningkatan kualitas perwasitan dan pembinaan atlet melalui kejuaraan terbuka, Sumbar diharapkan terus melahirkan karateka potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Penataran Wasit WKF 2026 tersebut sekaligus menjadi bukti keseriusan Pengprov Lemkari Sumbar dalam meningkatkan kualitas olahraga karate di daerah.

Dengan dukungan pembinaan atlet, peningkatan SDM perwasitan, serta penyelenggaraan kompetisi berkelanjutan, karate Sumbar diharapkan mampu terus berkembang dan berprestasi di berbagai level pertandingan.

(Emil/Kalibrasinews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini