Jakarta, KalibrasiNews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap Tangan atau OTT atas dugaan tindak pidana korupsi yang hampir berbarengan masing-masing sasarannya, Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Pati, Sudewo.
Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim komisi antirasuah terhadap Bupati Pati diduga atas praktik suap pengisian jabatan perangkat desa. Sedangkan, dugaan kasus yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi terkait dugaan suap proyek dan dana CSR (corporate social responsibility).
Melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, bahwasanya dugaan transaksi suap dengan melibatkan sejumlah terduga supaya dapat jabatan sekaligus posisi strategis di struktur pemerintahan desa.
“Dugaan suap terkait pengisian kaur (kepala urusan), kasi (kepala seksi), ataupun sekdes (sekretaris desa),” kata Budi di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Setelah sempat menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kudus, Jawa Tengah, Sudewo pada Selasa (20/1/2026) sore, mereka terduga itu pun segera diterbangkan ke Jakarta.
Pada penerbangan komersial yang berangkat sekitar pukul 08.00 WIB tersebut, KPK tidak hanya membawa Sudewo, melainkan ada delapan lainnya digelandang ke markas lembaga antirasuah itu.
Lebih lanjut Budi mengonfirmasi bahwa Sudewo dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Selain kepala daerah, KPK mengungkap adanya peran pengepul dalam skema dugaan suap ini.
Pada OTT kali ini Tim KPK juga mengamankan pihak dari unsur perangkat daerah yang diduga bertugas mengumpulkan dana suap tersebut.
Namun, KPK belum merinci identitas pengepul maupun keterkaitan pihak keluarga dalam kasus ini.
Saat ini, KPK masih melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti dan keterangan para pihak yang terjaring operasi senyap tersebut.
Sesuai prosedur Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam setelah penangkapan untuk menentukan status hukum Sudewo dan pihak lainnya, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Sebagai informasi tambahan, di waktu yang hampir bersamaan, KPK juga melakukan OTT di wilayah Madiun, Jawa Timur.
Dalam operasi tersebut, sembilan orang diamankan, termasuk Wali Kota Madiun, Maidi, terkait dugaan suap proyek dan dana CSR.(/net)



