PADANG, Kalibrasinews.com – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 angkat bicara menanggapi kisruh perolehan medali yang beredar luas di media sosial dan grup-grup kontingen kabupaten serta kota.
Ketua PB Porprov XVI Tahun 2026, Editiawarman, menegaskan bahwa satu-satunya perolehan medali yang sah dan resmi adalah yang tercantum di aplikasi SIRIMAU.
Pasalnya, baru 33 cabang olahraga (cabor) yang sudah menginput data melalui aplikasi Sirimau dan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pihak panitia penyelenggara.
Sementara itu, sebanyak 20 cabor saat ini tercatat belum menginput data di sistem Sirimau dikarenakan belum sesuai dengan regulasi serta masih ada nomor pertandingan yang sedang berjalan di arena kompetisi.
“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada Kawan-kawan Ketua KONI Kabupaten Kota dan siapa pun yang menjadi pemerhati dan secara khusus para TD, perolehan medali yang sah ya harus mengacu ke aplikasi Sirimau. Karena itu adalah perolehan medali yang sudah diverifikasi dan divalidasi oleh tim KONI Sumatera Barat c.q panitia besar Porprov,” tegas Editiawarman melalui rilis Humas KONI Sumbar yang diterima redaksi, Senin (12/10/2026) kemarin.
Menurut Editiawarman, saat ini banyak klaim perolehan medali yang diklaim oleh masing-masing kontingen namun belum terupload di aplikasi Sirimau, sehingga hal tersebut tidak bisa langsung dianggap sah begitu saja oleh publik maupun awak media.
Pihaknya mendapat indikasi permasalahan teknis di lapangan, seperti adanya atlet yang memperoleh medali namun data resmi atlet tersebut ternyata tidak terdaftar di sistem Satu Data maupun aplikasi Sirimau.
Kemudian ditemukan pula kasus adanya pengurus cabor yang menambah nomor pertandingan yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam Technical Handbook (THB) serta timbulnya berbagai masalah administratif lainnya di lapangan.
“Data yang belum diupload di Sirimau butuh pemeriksaan lebih lanjut dari kami antara lain harus dilakukan verifikasi dan validasi apakah sesuai dengan THB, apakah sesuai dengan hasil DRM, apakah sesuai dengan apa yang sudah diakomodir dalam Sirimau,” jelasnya secara rinci.
Ia mengimbau dan meminta seluruh jajaran kontingen, Technical Delegate (TD), dan pemerhati olahraga di Sumatera Barat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau merilis klasemen secara sepihak sebelum ada pengumuman resmi dari PB Porprov.
“Oleh sebab itu mohon jangan menyimpulkan dulu kecuali informasi yang valid dari PB Porprov Sumatera Barat 2026,” pinta Editiawarman menegaskan imbauannya kepada seluruh pimpinan kontingen daerah.
Atas pernyataan resmi ini, PB Porprov XVI memastikan semua hasil pertandingan dari seluruh cabang olahraga harus lolos tahap verifikasi THB, Delegation Registration Meeting (DRM), serta terinput ke dalam sistem Sirimau agar tidak terjadi dobel klaim maupun manipulasi perolehan medali.
Poin Utama Regulasi Rekapitulasi Medali Porprov XVI Sumbar
Berikut adalah rincian aturan dan tahapan verifikasi data perolehan medali resmi pada gelaran Porprov XVI Sumatera Barat 2026:
-
Acuan Tunggal Data Sah: Aplikasi SIRIMAU menjadi satu-satunya basis data resmi perolehan medali yang diakui dan disahkan oleh PB Porprov XVI Sumbar 2026.
-
Status Input Cabor: Sebanyak 33 cabor telah tuntas menginput data sesuai regulasi, sedangkan 20 cabor lainnya masih dalam proses penyesuaian dan penyelesaian pertandingan.
-
Prosedur Verifikasi Ketat: Setiap medali yang diraih atlet wajib memenuhi kesesuaian dengan ketentuan THB, hasil DRM, dan data valid di sistem Satu Data.
-
Larangan Klasemen Sepihak: Seluruh kontingen, TD, dan pemerhati cabor dilarang merilis atau menyimpulkan klasemen juara sebelum ada pengumuman resmi dari PB Porprov.
Langkah tegas dari Panitia Besar ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian kejuaraan olahraga tingkat provinsi ini berjalan secara transparan, adil, serta akuntabel bagi seluruh peserta kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Penerapan verifikasi ketat berbasis aplikasi digital Sirimau diharapkan mampu mencegah potensi perselisihan data antar kontingen serta menjaga nilai-nilai sportivitas dan kehormatan ajang olahraga terbesar di tingkat regional ini.
Seluruh pimpinan kontingen, manajer tim, dan para atlet diimbau untuk terus mengawal proses rekapitulasi data ini dengan sabar sambil menunggu pengumuman hasil akhir yang resmi dan sah dari panitia penyelenggara.
Dengan hadirnya sistem digitalisasi yang terintegrasi ini, PB Porprov berkomitmen penuh untuk menyajikan data perolehan medali yang benar-benar valid, jujur, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat.(rel/KalibrasiNews)



