PADANG, Kalibrasinews.com — Kontingen cabang olahraga sepaktakraw Kota Padang resmi mengakhiri seluruh rangkaian perjuangan mereka pada ajang Porprov XVI Sumbar 2026 dengan menorehkan capaian membanggakan.
Dalam siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) yang diterima redaksi disebutkan bahwa dukungan terhadap pembinaan atlet olahraga daerah terus diperkuat guna memacu prestasi nasional.
Para atlet kebanggaan ibu kota provinsi ini sukses membawa pulang raihan satu medali perak serta tiga medali perunggu berharga pada perhelatan Porprov tahun ini.
Hasil membanggakan tersebut merupakan buah dari perjuangan keras seluruh tim yang bertanding secara maraton sejak tanggal 4 hingga 12 Oktober 2026 di Kabupaten Pesisir Selatan.
Seluruh pertandingan cabor sepaktakraw pada ajang Porprov dipusatkan di GOR Zaini Zein, Painan, dengan menyajikan atmosfer persaingan yang amat ketat antarkontingen daerah.
Dalam persaingan Porprov antarkontingen kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, atlet sepaktakraw Kota Padang terus menunjukkan semangat juang tinggi serta sikap pantang menyerah di setiap laga.
Kerja sama tim yang solid serta kekompakan antarpenyaji bola menjadi kunci utama mereka dalam bersaing memperebutkan medali pada sejumlah nomor pertandingan utama.
Satu-satunya medali perak berhasil diamankan oleh kontingen Kota Padang lewat penampilan apik, agresif, dan konsisten para atlet pada nomor mix quadrant.
Tim mix quadrant ini diperkuat oleh deretan pemain potensial yakni Refrianto, Ermon Saputra, Abdul Aziz, Ria Afrianis, Tesa Azhari, serta Keysha.
Sementara itu, tiga medali perunggu tambahan berhasil disumbangkan dari tiga nomor pertandingan kategori putri yang berlangsung amat sengit pada gelaran Porprov kali ini.
Ketiga nomor bergengsi tersebut meliputi kategori quadrant putri, nomor double event putri, serta nomor tim beregu putri yang menjadi tumpuan utama kontingen.
Pada nomor quadrant putri, medali perunggu berhasil diraih oleh Marcica Sari bersama lima rekan setimnya yang telah tampil habis-habisan di lapangan.
Para atlet penopang nomor ini adalah Sri Panduwilani, Deha Naura Sari, Denisha Aprilia, Rahmi Wahidah, serta Nafasya Nurul Ananta.
Medali perunggu kedua diraih pada nomor double event putri lewat perjuangan pantang menyerah dari trio atlet Tesa Azhari, Sri Panduwilani, dan Stevi.
Sedangkan medali perunggu ketiga diraih pada nomor tim putri setelah berhasil melangkah hingga babak penentuan menantang tim tangguh Kabupaten Tanah Datar.
Dalam laga krusial tersebut, tim putri Kota Padang harus mengakui keunggulan lawan sehingga harus puas mengakhiri persaingan dengan raihan medali perunggu.
Guna memberikan rincian data perolehan medali cabor sepaktakraw Kota Padang pada Porprov XVI Sumbar 2026, berikut rekapitulasi resminya:
-
Medali Perak (Mix Quadrant): Refrianto, Ermon Saputra, Abdul Aziz, Ria Afrianis, Tesa Azhari, dan Keysha.
-
Medali Perunggu (Quadrant Putri): Marcica Sari, Sri Panduwilani, Deha Naura Sari, Denisha Aprilia, Rahmi Wahidah, Nafasya Nurul Ananta.
-
Medali Perunggu (Double Event Putri): Tesa Azhari, Sri Panduwilani, dan Stevi.
-
Medali Perunggu (Tim Putri): Marcica Sari, Ria Aprianis, Tesa Azhari, Denisha Aprilia, Deha Naura, dan kawan-kawan.
Evaluasi Total PSTI Kota Padang
Deretan atlet berbakat yang memperkuat skuad putri Kota Padang meliputi Marcica Sari, Ria Aprianis, Tesa Azhari, Denisha Aprilia, hingga Deha Naura Sari.
Hadir pula Sri Panduwilani, Rahmi Wahidah, Stevia Iswandi, Keysha, serta Nafasya Nurul Ananta yang berjuang keras membela nama daerah di arena Porprov.
Hasil pertandingan ini menjadi cerminan dari perjuangan maksimal para atlet sepaktakraw Kota Padang dalam menghadapi peta persaingan olahraga tingkat provinsi.
Meskipun belum semua nomor mampu menghasilkan medali emas, capaian satu perak dan tiga perunggu tetap menjadi bahan evaluasi penting bagi pengurus.
Ketua Umum Pengkot PSTI Kota Padang, Ir. H. Yendril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas dedikasi seluruh atlet di lapangan.
Menurutnya, capaian medali yang diraih patut disyukuri, namun tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi jajaran pengurus PSTI Padang untuk berbenah.
Evaluasi mendatang akan difokuskan pada peningkatan kualitas pembinaan, pemantapan teknik dasar, strategi pertandingan, serta kesiapan mental bertanding para atlet.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depannya,” ujar Ketua PSTI Kota Padang Yendril pada Minggu (11/10/2026) saat memberikan keterangan resmi di Padang.
Evaluasi menyeluruh sangat diperlukan agar setiap kekurangan yang ditemukan selama kejuaraan dapat segera dibenahi secara terarah, sistematis, dan berkesinambungan.
Dengan demikian, proses pembinaan atlet muda dapat dilakukan lebih optimal, mulai dari penguatan fisik hingga pembentukan karakter mental juara di lapangan.



